Menjelang Ramadhan Banyak Yang Pesan POM MINI

PertaminiRamadhan2Bukan hanya grosir sepatu atau juragan rental mobil saja saat menjelang ramadhan yang omset naik. Tapi hal ini juga dialami petago, memasuki bulan Ramadhan 2017 pesanan pertamini meningkat. Salah satunya yang memesan adalah Pak Suparmin yang beralamat di kecamatan weru sukoharjo, alasannya ” mumpung mau bulan ramadhan semoga makin berkah katanya”.

Alasan serupa juga dikatakan Mas Heri Titin yang beralamat di desa mudal manisrenggo.  Sang empu yang pernah bertemu dengan Presiden Jokowi pun ingin segera buka pom mini sebelum ramadhan tiba karena biasanLilis Boyolali Petago 20170518_003149ya banyak orang lalu lalang hingga tengah malam. Dengan demikian penjualan bbm bisa lebih laris dari biasanya.

Dan ternyata Bu Lilis yang berprofesi sebagai guru SD di boyolali juga menggebu-gebu ingin buka pom mini sebelum puasa tiba. Supaya pada waktu puasa saat menunggu buka  sambil jualan bbm katanya. Wah ini adalah hobi baru menunggu buka puasa jualan bensin biasanya kan makanan atau minuman yang bikin segar.

Memang si mini telah menjadi primadona masyarakat dari berbagai kalangan baik yang guru, polisi dan banyak yang lainnya semua sedang gandrung ingin memiliki pertamini. Bahkan pak kyai Rosid dari jati roto jauh-jauh hari sebelum bulan puasa mengharapkan kedatangan si mini supaya bisa di ajak kerjasama untuk mengumpulkan rupiah.

Share This:

 

Google Mengakui Keberadaan Pertamini

googlepertaminiKabar gembira buat para pengusaha pom mini atau sering disebut pertamini bahwa google memasukan kategori di peta sebagai alternatif fuel station. Semoga langkah google ini diikuti oleh kebijakan pemerintah indonesia agar segera mengesakan keberadaan pertamini.

Walapun notabennya bisnis kecil keberadaan pertamini juga sudah banyak membantu dalam menopang perekonomian negara. Maraknya pertamini telah banyak membawa dampak positip yakni menciptakan lapangan pekerjaan baru sehingga mengurangi pengganguran.

Jika kita telusuri lebih mendalam sebagian sparepart pertamini merupakan barang import. Jadi bukan hanya pengusaha lokal saja yang menikmati bisnis pertamini tapi juga para produsen sparepart mancanegara.

Andai saja sebagian besar sparepart itu buatan dalam negeri tentunya lebih banyak lapangan pekerjaan baru, Tapi bagaimana  mungkin ini terjadi jika belum ada kepastian  tentang pertamini.  Mereka yang ingin berkarya dalam pembuatan spartpart tidak berani melanjutkan karena tidak ada pasar yang menyerap hasil karyanya.

Share This: