BBM Dalam Kemasan Untuk Pemudik

mudikpertaminiminabbmLebaran 25 juni 2017 tak terasa sudah seminggu berlalu, sedikit kami hanya ingin berbagi informasi kepada para pemudik bahwa pertamina menyediakan bbm dalam kemasan. Para pemudik dapat membelinya di beberapa titik lokasi stasiun pengisian bbm bertenda yang sudah disediakan oleh pertamina yang dilalui oleh jalur pemudik. Program ini bertujuan untuk membantu para pemudik yang kehabisan bbm ditengah kemacetan tentunya. Dan pemudik dapat melanjutkan perjalanan dengan nyaman tanpa perlu khawatir kekurangan bbm hingga sampai tujuan.

Oh ya gambar ini saya peroleh dari group keluarga pertamini yang dikirim oleh salah satu anggotanya. Jika diperhatikan langkah yang dilakukan pertamina ini juga sudah diperankan oleh pertamini dibeberapa lokasi jalur pemudik. Misal di sepanjang jalan deandeles selatan jawa yang memang belum ada spbu sama sekali, sekarang sudah banyak stasiun pengisian bbm alternative yaitu pertamini di sepanjang jalan tersebut.

mudikpertaminiminabbm2mudikpertaminimina

Dari cerita tersebut membuktikan bahwa peran pom mini atau sering disebut pertamini sebagai alternatif fuel station sangat diperlukan oleh masyarakat. Semoga hal ini cepat disadari oleh pihak pertamina bahwa pertamini bukan pesaing namun adalah rekan bisnis yang sesungguhnya.

Pertamini adalah ujung tombak yang perlu dijaga ketajamannya dalam mendistribusikan bbm ke masyarakat.

Share This:

 

Pertamini Dua Nozle Lebih Murah

pertaminisatu_dua_nozzleBiaya untuk memiliki pertamini dua nozzle lebih murah di bandingkan dengan yang satu nozzle, misalnya saja jika pertamini 1 nozzle harganya 14 juta sedangkan untuk yang 2 nozzle harga 23 juta. Coba hitung jika anda membelinya 2 unit jadi 28 jt. Selisihnya bisa 5 juta. Lumayan bukan bisa untuk modal membeli bbm pertalite dan pertamax. Selain mempunyai keunggulan lebih murah memiliki pertamini digital 2 nozzle bisa menaikan omset penjualan karena bbm yang dijual bisa dua jenis misal pertalite dan pertamax. Dan jika terjadi kerusakan pada salah satu mesin bisa tetap beroperasi. Berbeda dengan yang satu nozzle jika terjadi kerusakan mesin maka usaha pom mini anda langsung tutup dan menunggu teknisi datang. Bagaimana jika teknisinya jauh ? Merugi sudah pasti.

 

Share This:

 

Perbedaan Premium, Pertamax dan Pertamax Plus

Premium adalah bahan bakar minyak jenis distilat berwarna kekuningan yang jernih. Premium merupakan BBM untuk kendaraan bermotor yang paling populer di Indonesia. Premium di Indonesia dipasarkan oleh Pertamina dengan harga yang relatif murah karena memperoleh subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Premium merupakan BBM dengan oktan atau Research Octane Number (RON) terendah di antara BBM untuk kendaraan bermotor lainnya, yakni hanya 88. Pada umumnya, Premium digunakan untuk bahan bakar kendaraan bermotor bermesin bensin, seperti: mobil, sepeda motor, motor tempel, dan lain-lain.

Premium
1. Menggunakan tambahan pewarna dye
2. Mempunyai Nilai Oktan 88
3. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah banyak

Pertamax adalah bahan bakar minyak andalan Pertamina. Pertamax, seperti halnya Premium, adalah produk BBM dari pengolahan minyak bumi. Pertamax dihasilkan dengan penambahan zat aditif dalam proses pengolahannnya di kilang minyak. Pertamax pertama kali diluncurkan pada tahun 1999 sebagai pengganti Premix 98 karena unsur MTBE yang berbahaya bagi lingkungan. Selain itu, Pertamax memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan Premium. Pertamax direkomendasikan untuk kendaraan yang diproduksi setelah tahun 1990, terutama yang telah menggunakan teknologi setara dengan electronic fuel injection (EFI) dan catalytic converters (pengubah katalitik).

Pertamax
1. Ditujukan untuk kendaraan yang menggunakan bahan bakar beroktan tinggi dan tanpa timbal.
2. Untuk kendaraan yang menggunakan electronic fuel injection dan catalyc converters.
3. Menpunyai Nilai Oktan 92
4. Bebas timbal
5. Ethanol sebagai peningkat bilangan oktannya
6. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding BBM lain

Pertamax Plus adalah bahan bakar minyak produksi Pertamina. Pertamax Plus, seperti halnya Pertamax dan Premium, adalah produk BBM dari pengolahan minyak bumi, dihasilkan dengan penambahan zat aditif dalam proses pengolahannnya di kilang minyak. Pertamax Plus merupakan bahan bakar yang sudah memenuhi standar performa International World Wide Fuel Charter (IWWFC). Pertamax Plus adalah bahan bakar untuk kendaraan yang memiliki rasio kompresi minimal 10,5, serta menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers, dan catalytic converters.

Pertamax Plus
1. Telah memenuhi standart WWFC
2. BBM ini ditujukan untuk kendaraan yang bertehnologi tinggi dan ramah lingkungan
3. Menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers dan catalytic converters.
4. Tidak menggunakan timbal, alias tanpa timbal.
5. Mempunyai Nilai Oktan 95
6. Toluene sebagai peningkat oktannya
7. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding BBM lain.

Referensi :

https://seputarperawatanmobil.wordpress.com

Share This: